Elizabeth Báthory – The Blood Countess

Elizabeth Bathory
Sumber : www.hellotransylvania.com

Elizabeth Báthory yang hidup antara tahun 1560-1614 merupakan wanita keturunan bangsawan terkenal dari Hungaria. Selain berada di kelas sosial tingkat pertama, Elizabeth diketahui sangat berpendidikan karena menguasai 4 bahasa dan sejumlah keahlian lainnya.

Karena darah biru dan suaminya yang berkuasa, Elizabeth menjadi tokoh penting yang sangat terkenal di Vienna dan sejumlah negara tetangga. Hal ini juga yang menyebabkan dia berhasil lolos dari hukuman atas kejahatan yang dilakukannya selama bertahun-tahun.

Ketika suaminya meninggal, penduduk lokal semakin ramai membicarakan rahasia yang mungkin dimiliki oleh bangsawan wanita tersebut. Jumlah wanita dan anak perempuan yang hilang di sekitar kastil milik Elizabeth juga semakin lama semakin banyak.

Di awal kejahatannya, Elizabeth hanya menculik dan membunuh wanita muda dan gadis dari keluarga petani dan pelayan, sehingga hilangnya mereka tidak terlalu diberitakan secara luas. Namun, kemudian Elizabeth mulai menculik gadis-gadis dari keluarga bangsawan tingkat 2, sehingga kasus ini diperhatikan lebih serius oleh pihak kepolisian.

Sidang kejahatan Elizabeth berjalan selama berminggu-minggu karena ratusan saksi mata berusaha menjatuhkannya. Kebanyakan saksi mata tersebut adalah anggota keluarga gadis-gadis yang hilang, namun beberapa di antaranya merupakan gadis-gadis yang berhasil kabur.

Elizabeth kemudian mengakui kejahatannya di akhir sidang dimana dia memiliki 4 orang kaki tangan yang bertugas menyiksa dan membunuh para gadis malang tersebut. Meskipun Elizabeth diduga membunuh lebih dari 650 gadis muda, namun bukti hanya mampu menunjukkan 80 korban.

Dalam pengakuannya, Elizabeth menggunakan darah perawan para korbannya untuk mandi karena dia percaya darah tersebut dapat membuatnya tetap awet muda dan cantik. Oleh pengadilan, Elizabeth dijatuhi hukuman seumur hidup di dalam sel yang dibangun di dalam kastilnya sendiri.

Leave a Reply