Gua Tapak Tangan di Patagonia

gua tapak tangan
Sumber : http://www.amusingplanet.com/

Di masa prasejarah, sebelum manusia mengenal tulisan, lukisan yang dibuat dengan tangan merupakan seni yang paling sering ditemukan oleh para arkeolog. Lukisan berupa tapak tangan dibuat sebagai alat komunikasi antara manusia yang satu dengan yang lain.

Di Patagonia, Argentina, terdapat sebuah gua yang penuh oleh lukisan tapak tangan berusia antara 9.500-13.000 tahun. Karena banyaknya tapak tangan yang tertera disana, gua ini dikenal dengan nama “Cueva de las Manos” atau Gua Tapak Tangan.

Lukisan tapak tangan di gua ini dibuat dengan teknik yang lebih modern dibandingkan dengan tapak tangan yang ditemukan di tempat lain. Para pelukis tidak mencelupkan tangan mereka lalu mengoleskannya ke gua, melainkan menggunakan teknik semprot.

Cairan pewarna yang dibuat dari pigmen mineral dimasukkan ke dalam tulang berongga. Selanjutnya pelukis akan meletakkan tangan kirinya pada dinding gua dan menyemprotkan pewarna dengan tangan kanan. Beberapa warna yang paling sering dipakai adalah merah, ungu, putih, kuning, dan hitam.

Selain lukisan tapak tangan, terdapat juga sejumlah lukisan lain di gua ini, seperti lukisan manusia, hewan, bentuk-bentuk geometri, pola zigzag, dan lukisan perburuan. Lukisan perburuan dibuat untuk mendiskusikan teknik berburu dan membuat perangkap bagi hewan dan musuh.

Leave a Reply