Hujan Kotoran Burung di Roma

jalak di Roma
Sumber : burnanenergyjournal.com

Di musim dingin, kawanan burung akan bermigrasi secara berkelompok ke daerah yang lebih hangat. Sejak tahun 1926, Roma menjadi salah satu daerah tujuan migrasi ratusan ribu burung jalak yang berasal dari utara Eropa.

Awalnya, burung-burung jalak ini hanya menetap di daerah pinggiran kota, namun perlahan-lahan mereka bergerak masuk ke dalam kota. Banyak yang menduga, hal ini dikarenakan jumlah gedung yang meningkat dari tahun ke tahun sehingga radiasi panasnya mengundang para jalak untuk mendekat.

Kini, jumlah jalak yang bermigrasi ke Itali setiap tahunnya mencapai kurang lebih 1,5 juta ekor. Gelombang pertama tiba pada bulan Oktober sedangkan gelombang kedua pada bulan Januari. Selain membuat kota penuh dengan burung, jalak-jalak ini juga menghujani Roma dengan kotoran mereka.

Pada siang hari, kawanan jalak akan meninggalkan kota untuk mencari makan di daerah pinggiran. Setelah menghabiskan waktu sepanjang hari memakan buah olive, jalak-jalak akan kembali terbang ke kota. Di sinilah, mereka menghujani jalan, bangunan, kendaraan, dan patung dengan kotoran mereka.

Pemerintah setempat pun menjalankan berbagai metode untuk mengusir para jalak, antara lain dengan menggunakan balon berbentuk elang, frekuensi suara elang buatan dan membunyikan benda-benda logam dengan keras, namun tidak ada perubahan yang signifikan. Warga lokal dan turis kini mencoba cara yang kuno, yaitu menggunakan payung kemana-mana untuk menghindari kotoran burung.

Leave a Reply