Jari Palsu untuk Mantan Yakuza

jari palsu yakuza
Sumber : www.odditycentral.com

Dalam kalangan yakuza, ketika salah seorang anggota melakukan pelanggaran serius, maka dia harus menjalankan ritual “yubitsume”, yang mengharuskan pemotongan jari tangan sebagai bentuk penebusan dosa. Biasanya, jari kelingking tangan kiri menjadi jari pertama yang dipotong. Namun, jika seseorang melakukan kesalahan beberapa kali, maka dia mungkin kehilangan sejumlah jarinya selama menjadi anggota.

Menjadi stigma tersendiri dalam kalangan Jepang, ketika anda kehilangan beberapa jari, maka kemungkinan besar anda berasal dari organisasi yakuza. Ketika para anggota ini memutuskan untuk meninggalkan organisasi dan mencoba memulai hidup baru, pekerjaan selalu menjadi masalah.

Tidak banyak orang yang bersedia mempekerjakan mantan anggota yakuza di perusahaan mereka, karena takut mereka dapat berulah dan melakukan hal-hal buruk. Para mantan yakuza menjadi terbiasa menyembunyikan jari mereka yang hilang dengan cara menggenggam tangan mereka dalam interview. Cara ini mungkin kadang bekerja, tapi biasanya tidak lama.

Shintaro Hayashi, seorang ahli prostetik mencoba menolong para mantan anggota yakuza dengan menciptakan jari sintetis buatan. Selama 10 tahun terakhir, Shintaro mengembangkan berbagai bentuk jari agar semirip mungkin dengan jari asli manusia. Dengan memakai jari palsu ini, dia berharap para mantan yakuza dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

Leave a Reply