Kabayan – Gua Kuburan Mumi

Kabayan
Sumber : www.alexisduclos.com

Kabayan merupakan salah satu kota yang terletak di provinsi Benguet, Filipina dan terkenal sebagai pusat kebudayaan suku Ibaloi. Dalam budaya suku Ibaloi, tubuh orang yang telah mati akan diawetkan menjadi mumi.

Praktik kuno ini telah dijalankan bahkan sebelum bangsa Spanyol menjajah di Filipina pada tahun 1521 (para ahli menduga praktik ini dimulai sejak 2000 SM). Umumnya, yang menjalani tradisi ini adalah orang-orang yang memiliki kedudukan sosial tinggi dalam suku Ibaloi.

Proses pengawetan dimulai dengan melumuri mayat dengan garam dan tanaman-tanaman herbal, lalu didudukkan di kursi yang bagian bawahnya dibakar. Ketika tubuh sudah tidak memiliki cairan tubuh lagi, mayat akan dimasukkan ke dalam peti mati yang terbuat dari kayu pinus dan diletakkan ke dalam gua yang digali secara khusus.

Setelah Spanyol menjajah Filipina, praktik pengawetan secara perlahan-lahan ditinggalkan. Tubuh orang yang telah meninggal tidak lagi diawetkan tapi hanya dimasukkan ke dalam peti kayu dan dikubur dalam lubang batu atau gua.

Beberapa lokasi yang terkenal sebagai lokasi tempat suku Ibaloi menyimpan mumi-mumi mereka adalah Timbak cave, Bangao cave, Tenongchol cave, Naapay dan Opdas. Sayangnya, banyak mumi yang telah dicuri dari petinya sehingga jumlah mumi di gua-gua ini tidak lagi sebanyak dulu.

Saat ini jumlah mumi yang terdapat di gua berkisar di antara 50-80 mumi dan bisa dilihat langsung di gua-gua tempat mereka dikubur. Beberapa mumi juga dapat dilihat di museum lokal Kabayan.

Leave a Reply