Pastor Kristen Palsu Booming di Jepang

pastor palsu
Sumber : www.tofugu.com

Dari 127 juta jiwa, hanya 1,4% penduduk Jepang yang menganut agama Kristen. Namun dalam 2 dekade terakhir, tiga perempat pernikahan diselenggarakan ala Kristen dengan melakukan upacara pemberkatan di gereja , lengkap dengan pastor dan gaun putih barat.

Upacara dengan tata upacara agama Shinto kini ditinggalkan karena dianggap kuno dan tidak menarik. Dalam upacara pernikahan secara Shinto, pengantin wanita diharuskan memakai wig sanggul dan memakai kimono. Hal ini dianggap tidak seelegan dan semewah gaun pengantin putih barat. Tren pernikahan barat merebak di Jepang sejak 1980-an ketika televisi menayangkan pernikahan Pangeran Charles dan Lady Diana.

Untuk mendapatkan pernikahan Kristen yang sebenarnya, para mempelai biasanya meminta kehadiran pastor Kristen yang mana sangat terbatas jumlahnya di Jepang. Untuk menyiasati hal ini, sejumlah perusahaan membuka lowongan bagi para pria barat yang mengerti sedikit bahasa Jepang untuk melakukan upacara pemberkatan selama 20 menit.

Para pastor yang disewa ini tidak wajib beragama Kristen maupun mengerti apapun tentang tata upacara Kristen. Kenyataannya, semakin tidak beragama, semakin baik karena perusahaan membutuhkan mereka untuk mengikuti naskah yang dibuat. Di Jepang tentu saja pastor Jepang bisa ditemukan hanya saja para mempelai lebih menyenangi pastor barat.

Banyaknya pastor Kristen palsu membuat para pastor Jepang berang karena dianggap mencemarkan agama Kristen demi keuntungan pribadi. Pastor Jepang khawatir para penipu ini bahkan tidak memberikan upacara pernikahan yang selayaknya.

Sejumlah aktor dikontrak dalam jangka waktu panjang oleh perusahaan. Perusahaan kemudian akan membangun sebuah gereja atau katedral, yang khusus dipakai untuk upacara pernikahan palsu. Untuk acara selama 20 menit, aktor akan dibayar beberapa ratus dolar. Yang perlu dia lakukan adalah memakai jubah upacara, mengucapkan sejumlah ayat alkitab, dan meminta pasangan pengantin untuk berciuman di akhir. “Ketika ada yang menangis terharu, itu artinya kami berperan dengan baik,” ujar salah satu aktor.

Leave a Reply