Semua Wanita di Keluarga ini Mengenakan Gaun Pengantin yang Sama

Setiap keluarga memiliki benda berharga yang diwariskan turun-temurun, demikian juga dengan keluarga Kingston. Ketika Abigail Kingston bertunangan, dia langsung memutuskan untuk menggunakan warisan keluarganya di hari pernikahan.

Lantas, apakah benda warisan yang diterima oleh Abigail? Tidak lain adalah gaun pengantin berusia lebih dari 1 abad. Gaun ini telah dipakai oleh 10 mempelai wanita yang berbeda selama 120 tahun terakhir.

Gaun klasik ini pertama kali dikenakan oleh nenek buyut Abigail, Mary Lowry Warren pada abad ke-19. Karena putrinya tidak suka dengan model gaun yang besar, gaun ini baru kemudian dipakai kembali oleh cucunya, Jane Woodruff. Sejak saat itu, wanita di keluarga Kingston selalu memakai gaun pengantin yang sama.

Abigail telah mengenal gaun warisan nenek buyutnya sejak kecil. Kala itu, Abigail melihat sejumlah koleksi foto tua yang memperlihatkan sejumlah wanita dengan gaun pengantin yang sama. Dia pun segera jatuh hati pada gaun tersebut dan berharap suatu hari kelak, dia akan memiliki kesempatan untuk memakainya.

Ketika sampai pada hari yang diimpikan, Abigail dan ibunya, Leslie segera mencari gaun tersebut. Leslie sendiri mengenakan gaun tersebut di hari pernikahannya, namun sudah menjadi tradisi di keluarga, yang menyimpan gaun tersebut adalah ibu dari mempelai wanita yang terakhir.

Dan mempelai wanita yang terakhir adalah Ann Ogden, sepupu Leslie. Keduanya kemudian menghubungi Selier, ibu Ann. Dengan senang hati, gaun tersebut dikirim kepada Abigail. Namun, sayangnya, kondisi gaun tidak begitu bagus, berlubang di beberapa bagian, warna memudar, dan terlalu pendek untuk Abigail.

Abigail segera menghubungi bridal designer Deboral LoPresti untuk membantunya memperbaiki gaun warisan keluarga ibunya. Dengan bantuan dari Prestige Dry Cleaners, mereka berhasil menyelamatkan gaun dengan sejumlah revisi.

Setelah 5 kali fitting dan 6 bulan perbaikan, akhirnya Abigail bisa mengenakan gaun tersebut di hari pernikahannya. Selain gaun, Abigail juga mengenakan bandul yang diberikan kakeknya kepada neneknya dan cincin milik nenek buyutnya.

Meneruskan tradisi keluarga seperti ini jelas membuat Abigail dan keluargannya bangga. Leslie akan menjadi penyimpan gaun selanjutnya meskipun tidak lama karena salah satu kemenakannya telah berencana untuk mengenakan gaun tersebut di hari pernikahannya.

Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/
Sumber : http://www.odditycentral.com/

Leave a Reply